hujan panjang gemuruh malam


Hujan panjang gemuruh malam.

( Terkisah untuk ibu yang sedang menimang,

Duduk dan berdiri tak tenang pada malam.

Menanti ayah yang tak kunjung pulang,

Dengan menyiapkan untuk santapan malam ).

Hujan badai, gemuruh ombak lautan,

Aku berjalan dalam gemuruh malam.

Merayu lautan untuk memberikan ikan,

Agar anak dan istriku bisa makan malam.

Keringatku pun berbaur dengan lautan,

Relung hatiku menjadi seluas lautan.

Demi,

demi kau yang kucintai,

Wahai anak dan istri.

Jika kebahagiannmu sampai pada ujung langit putih,

Akan kucari.

Walau hujan panjang dengan gemuruh malam tak pernah berhenti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s